Sabtu, 15 Juni 2013

Elegi Pagi

Gambar dari : sini

Hari ini, ketika berangkat,saya melihat beberapa orang dengan aktivitas :
pertama seorang kakek penjual pisang dengan pikulan yg masih penuh (karena masih pagi), kedua seorang teteh yg sedang mendorong gerobak tempatnya untuk memajang majalah jualannya, dan ketiga kembali saya melihat seorang kakek yang menjual pot menggunakan pikulan.

Sembari mengendarai motor, terucap doa untuk mereka yg dengan penuh semangat tetap bekerja untuk mencari nafkah. Setelah itu mengucap syukur karena keadaan saya masih lebih baik (mungkin?) dari mereka, setidaknya saya ga kehujanan, ga kepanasan, tidak perlu mendorong2 gerobak atau memikul pikulan yang entah beratnya berapa kilo.

Terlintas bahwa sumber kekuatan mereka, selain untuk menghidupi diri sendiri, tentunya berasal juga dari orang2 yang mereka sayangi, kebahagiaan ketika bisa menafkahi keluarga, membiayai ketika sakit, masuk sekolah, dll, itu mungkin beberapa hal yang jadi "doping" super untuk mereka.

Kembali menilik dan melakukan introspeksi terhadap diri sendiri. Apa yg sudah saya lakukan selama ini, apakah membawa kebahagiaan untuk orang2 di sekitar. Terutama untuk mama dan papa yg selama ini menjadi orang yg paling dekat dan mengenal saya. 

Saya merasa bahwa saya masih belum mandiri, masih sangat tergantung orang tua. Bahkan adik2 saya jauh lebih mandiri karena mereka bekerja di luar kota. Ketika adik menikah, mereka makin mandiri dengan tinggal di rumah sendiri, mulai punya kendaraan sendiri, dll. Tentu ada rasa jealous. Tapi jealous yang lebih dominan saya rasakan bukan materi ataupun iri karena mereka sudah menemukan pasangannya dan memulai kehidupan mereka seendiri. Rasa iri yg saya rasakan adalah bahwa saya masih jadi beban untuk orang tua, belum bisa memberikan binar kebahagiaan di mata mereka, belum bisa berbuat banyak untuk membalas segala kebaikannya yg tanpa pamrih,   T.T..

Sambil menyetir, memikirkan hal tersebut, mata saya berkaca2 dan tersadar betapa saya begitu menyusahkan, sulit dimengerti dan egois. Sungguh orang2 terdekat saya adalah orang yg sangat sabar dan penyayang, dan saya begitu beruntung memiliki mereka.

#edisi nangis pagi2 T,T
   
daughterofasoldier@gmail.com

1 komentar:

Andy Ahmad Fairussalam mengatakan...

Assalamu'alaikum, blogwalking, baca-baca, cari inspirasi n salam kenal ^_^
blognya sudah saya follow, follow balik ya ke www.andyonline.net
jangan lupa buat kamu yang suka corat-coret di Blog, yuk gabung di BLOOFERS GROUP (Blog Of Friendship)

Posting Komentar