Jumat, 16 Mei 2014

salam

apa kabar?
lama tak tersentuh
maafkan ya..

daughterofasoldier@gmail.com

Minggu, 07 Juli 2013

precious lesson

Sebagai manusia kita bisa dapet ilmu lewat pendidikan formal seperti sekolah. bisa juga dapet ilmu dari pengalaman sendiri ataupun pengalaman orang lain. Ilmu yang didapat bukan hanya dari orang yang baik sama kita, kadang ilmu itu juga bisa didapat dari orang yang berlaku kurang baik.

Pengalaman berharga yg mau saya bagi di sini adalah pengalaman saya pribadi mempekerjakan seorang ibu2 usia 40 tahunan. Beliau sempat kerja 5 bulan di toko kami. Saya ga akan cerita detail, hanya dari mempekerjakan beliau (dan juga mengenal suaminya) saya mengambil banyak pelajaran berharga yang membuat saya lebih berhati2 nantinya jika mempekerjakan karyawan :

Adapun hikmah yang bisa saya simpulkan adalah : 
1. sebaik apapun hubungan kita dengan seseorang jangan sampai menceritakan masalah pribadi (hubungan suami istri), jika bukan dengan maksud mencari solusi dan hanya ingin berkeluh kesah.

2. jangan menjelek-jelekkan mengenai saudara sendiri sampai mengeluarkan kata2 yang kotor dan tidak pantas

3. kalau rajin tahajud dan bangun malam sebaiknya tidak diceritakan

4. agama tidak hanya diumbar melalui kata2 tapi juga diimani dengan hati, dan dilaksanakan dengan baik

5. pendidikan tinggi memang penting, tapi bukan berarti membuat seseorang jadi tinggi hati

6. tidak mempromosikan sesuatu secara berlebihan yang membuat ekspetasi orang menjadi berlebih 

7. memperhatikan pemilihan kata2 yang diucapkan sehingga tidak menyakiti perasaan si pendengar
 sekalipun teman bicaranya berusia lebih muda

8. jika ingin izin kerja harus lapor/ memberitahukan alasannya pada atasan

9. tidak mudah berputus asa, sehingga tidak mudah terfikir untuk bunuh diri (pegawai saya ini bbrp kali bilang ingin menabrakkan diri ke mobil, karena kesalahpahaman tanpa menelusuri dulu kebenarannya)

10. jika emosi/kondisi labil sebaiknya segera meminta bantuan psikolog/psikiater

11. jika berhenti kerja secara baik pun sebaiknya tidak bekerja di tempat yg bersebelahan persis dengan tempat sebelumnya.

12. mendidik anak merupakan hal yang sangat penting, jangan sampai karena mengejar karir, pendidikan agama dan moral jadi terabaikan. Sewaktu kecil belum terasa, tapi ketika dewasa bisa menjadi hal yg serius (melawan/membantah, seks bebas, hamil sebelum menikah, dsb). 

13. jika ada perubahan nomor telepon sebaiknya segera memberi tahu orang2 yang kemungkinan akan menghubungi. apalagi jika pekerjaan utama menggunakan media telepon sebagai modal usahanya.

14. meminta maaf jika mengecewakan konsumen, jangan hanya memberi alasan ini dan itu

15.jika merasa posisi sekarang sudah lebih baik memilih bersikap sederhana dan tidak menyombongkan diri

semoga saya dijauhkan dari hal-hal negatif yang beliau punya, dan saya bisa mengambil hikmah positifnya. 


 
daughterofasoldier@gmail.com

Sabtu, 22 Juni 2013

luxury

Denger kata luxury, yang terbayang mungkin rumah mewah, mobil sport, atau mungkin perabotan kristal yang bling2 itu ??

car club
 gambar dari : sini

Mmm, bagi saya saat ini yang termasuk luxurious things adalah :
1. pulang siang 
2. tidur siang
3. berenang di antapani
4. pijet sama bu yani
5. quality time sama mama

Itu baru sebagian yang terfikir. Daaaan jumat kemarin saya bisa merasakan sebagian hal2 yang saya anggap mewah tsb. Jadi setelah belanja untuk warung, akhirnya saya bisa pulang sampai rumah jam 3, yaiy!!! pulang saat masih bisa melihat matahari jarang banget bisa dilakukan ^^

trus saya juga sempet nonton running man (ini jumat kaaaaan...!) 2 episode bareng mama. 3 hari tanpa nonton variety show ini lumayan bikin sakaw! akhirnya saya sama mama ketawa-ketiwi bareng2 liat aksi 7 member running man, pas episode 145 dengan bintang tamu spesial : jackie chan!

Sebenernya ada 1 lagi kemewahan yg saya rasakan. Jadi ceritanya ada temen dari kalimantan yang sedang ada seminar/pelatihan di jakarta. mumpung di jawa jadi dia mau mampir ke bandung untuk belanja  kebutuhan usaha istrinya . Istrinya usaha pernak-pernik, jadi dia mau belanja gantungan kunci, dll. Sekalian mau beli baju lebaran juga ke pasar baru ^^. Kamis siang sampai sore dia belanja sendiri, saya ga ikut. Cuma saya pinjamkan motor untuk transportasinya, supaya lebih mudah. Malamnya dia masih belum ada rencana. Saya fikir karena capai mungkin dia mau istirahat.

Di penginapan yg dia tempati kamarnya tidak ber-tv. Ternyata dia mau ikut saya belanja warung. Di kamar ga ada hiburan katanya. Awalnya saya agak kagok juga pergi dengan pria beristri, tapi kembali luruskan niat, mau memberdayakan tenaganya untuk angkut2 belanjaan warung, hehehehe...

Jadilah saya belanja ditemani dia, dan dengan waktu yg mepet sama waktu tutup toko kami berhasil belanja kebutuhan warung selama kurang dari 30 menit!! rekor banget deh, mengingat kebutuhan warung itu dus2-an gitu. Hari itu saya merasakan "kemewahan" punya asisten, hehe... biasanya segala sesuatu saya lakukan sendiri,,,Dia yg dorong troli, saya yg ambil barang, dan tentunya loading dus2 itu ke dalam mobil, waaaaa, senangnya, kerjaan jadi cepat selesai..

Yang belum tinggal no, 2, 3, dan 4. Kapaaaan yaaaaaaa....? Jumat depan mungkin..mmm..

daughterofasoldier@gmail.com